Sabtu, 05 Oktober 2013

Siapkan Kostum Sehari Sebelum Tampil

KEDIRI-  Ajang Gadis Batik 2013 memang baru pertama kali diselenggarakan Radar Kediri. Namun, kontes ini sudah bisa meraup animo yang sangat besar. Ada 58 peserta dari SMP/SMA/sederajad yang siap berkompetisi di atas panggung IKCC. Selain fashion show, mereka dituntut bisa mempresentasikan batik yang dikenakan. Baik dari segi filosofi motif maupun filosofi warna.

Salah satu peserta yang unjuk gigi di ajang ini adalah Budi Yustika Ratna. Siswa kelas 12 SMAN 1 Kertosono ini mengenakan kostum batik Anjuk Ladang yang dipadu dengan warna kuning dan coklat. Menurut Budi, filosofi dari batik asli Kertosono ini menceritakan tetang stupa yang merupakan persembahan Dewa Siwa. Ditanya tentang persiapannya, ia mengaku belum mempersiapkan semuanya dengan matang. “Ini kostum baru sehari,” ungkap gadis kelahiran 8 Juni 1996 ini. Ia mengaku tidak menyangka bakal ada lomba Gadis Batik, karena sebelumnya ia mengincar Lomba Putri Lingkungan yang setiap tahun diadakan Radar Kediri. “Saya kira bakal ada Putri Lingkungan lagi,” ujar gadis yang juga Putri Lingkungan di sekolahnya ini.

Peserta Accoustic Group Contest Tahap Kedua

Gedung IKCC, 6 Oktober 2013. Pukul 09.00-15.00 WIB.

1. SMKN 1 Kediri
2. SMAN 1 Kediri (Glory Morning)
3. MTsN Kediri 2
4. SMK Al-Huda-Big Buzz
5. MAN 2 Kota Kediri (Accoustic Manda)
6. MTsN Jombang Kauman (Matsan Joka)
7. SMAN 5 Kediri (Eksperia Smala)
8. SMAK Petra Kediri                
9. MAN Kota Kediri 3 (Sat Night)
10. SMPN 3 Kediri
11. SMPN 4 Kediri (Forteso Voice)
12. SMKN 1 Plosoklaten (Baratova)
13. SMPN 1 Nganjuk                  
14. SMP Pawyatan Daha 1          
15. SMKN 1 Kediri (Ad'Jour)
16. SMAN 1 Ngronggot

Terinspirasi dari Air Terjun Roro Kuning

KEDIRI- Perang mading yang mengangkat tema “My Imagination, My Future” menuntut para peserta untuk berimajinasi tinggi. Mereka berimajinasi tentang cita-cita masa depan. Salah satu peserta mading punya imajjinasi unik. Mereka ingin di masa depan semua kehidupan kembali pada alam. Ya, ini adalah imajinasi kru mading dari SMAN 1 Ngronggot. Mading yang terlihat menjulang tinggi di antara mading lainnya ini ternyata terinspirasi dari air terjun Roro Kuning. “Ya, karena air terjun Roro Kuning adalah icon Nganjuk,” ujar Stya Wati, ketua tim mading.

Kru mading yang berjumlah delapan orang ini harus bekerja ekstra keras menyelesaikan mading selama delapan hari berturut-turut. Mereka menyulap steroform dan kertas semen bekas menjadi air terjun. “Kami memakai barang bekas, jadi budget-nya kurang dari Rp 500.000,00”, ujar Stya. Ia sangat mengharapkan agar kru mading yang dipimpinnya saat ini dapat kretif memanfaatkan barang bekas. Meski baru pertama kali mengikuti kontes ini, ia mengaku sangat bersemngat. “Sudah bisa ikut saja Alhamdulillah, kalau menang itu bonus,” ujar gadis kelas XI-IPA ini. (am)

'Joget Cesar' Menjamur di Kontes Akustik

KEDIRI- Joget Cesar memang tengah menjamur di hati masyarakat Indonesia. Tak ketinggalan juga di hati para EsCeholic. Kontes Akustik yang diikuti puluhan peserta dari SMP dan SMA se-Eks Karisidenan Kediri kemarin (5/10) tak luput dari 'virus' Si Joget Cesar. Ratusan pengunjung yang memadati Gedung IKCC, membuat suasana semakin panas dan meriah. Kontes yang dimulai selepas maghrib ini berhasil membuat penonton ikut bergoyang.

Salah satu peserta yang membawakan lagu pilihan "Buka Titik Joss" adalah kontestan dari SMPK Petra Kediri. Grup yang menamai dirinya "Spektra" ini berhasil memukau penonton dengan aransemen lagu yang tengah populer ini. Tak sedikit dari penonton yang ikut bergoyang, bahkan ikut berteriak "Buka Titik Joos". Selain lagu tersebut, Spektra membawakan lagu Galih dan Ratna serta jingle wajib One Heart yang digarap apik.

Gadis Batik Grogi, Menangis di Panggung

KEDIRI- Siang kemarin (5/10) Gedung IKCC dipenuhi dengan gadis-gadis cantik nan modis. Mereka adalah para kontestan Gadis Batik 2013. Kontes yang baru pertama kali diadakan Radar Kediri ini menuai banyak peminat. Sebanyak 58 peserta dari SMP/SMA/Sederajad beradu fashion show dan pengetahuan tentang batik yang mereka kenakan.

Tepat pukul 15.00 WIB, acara Gadis Batik dimulai. Kontes ini mendatangkan tiga juri yang berkompeten dalam bidangnya. Mereka adalah Reza Jesika, selaku Duta Wisata dan Red-A Model Agency Malang, kemudian Ade Aulia Rahma, selaku Runner-up Putri Lingkungan 2012, Duta Brawijaya, dan Cover Girl's Majalah Aneka Yes, sedangkan juri ketiga adalah Tika Mariana Sasmita, seorang sarjana Ilmu Komunikasi. Mereka menilai dari aspek fashion show dan presentasi peserta.

SMAPTA 'Beri Milyaran' untuk Gamers

KEDIRI- Perang Mading SC VII yang diadakan selama tiga hari berturut-turut memicu antusias yang besar dari berbagai kalangan. Pengunjung yang datang mencapai ratusan. Para kontestan mading pun berlomba-lomba menarik perhatian pengunjung. Ada yang mengenakan icon stan dengan berkostum unik, ada pula yang menampilkan flashmob dan yel-yel heboh. Namun, mading 3D dari SMAN 7 Kediri (smapta) punya cara unik untuk menarik perhatian pengunjung. Mereka menggunakan game sebagai senjata andalannya.

Lima Finalis Fashion Show Batik Anak 2013

Pilih favoritmu! Gunting dan isi kupon di koran Radar Kediri, masukkan kupon ke kotak di Final Party School Contest VII di Insumo Kediri Convention Center.

1. Gracycha Alifa Sholichin
2. Natasha Revalina Santoso
3. Dyah Almira Rizqi
4. Agatha Evania Ratna Dewanti
5. Najwa Deswiranda Lestari

Kupon terakhir dikumpulkan Minggu, 6 Oktober pukul 19.00 WIB.